ceriwis

Friday, October 28, 2005

mengarang

mengarang tidak pernah menjadi perkara yang gampang buatku.mengarang tulisan, mengarang skripsi, mengarang apapun selalu terasa berat buatku. ternyata urusan karang mengarang gak cuma urusan tulis menulis.ada juga yang namanya mengarang lisan, alias mengarang-ngarang alasan atau argumentasi, pendapat, deelel.tapi gak berarti bohong yah.nah,ada lagi tingkat mengarang yang lebih tinggi,yang untuk menyusunnya dengan indah perlu waktu seumur hidup.mengarang kisah kehidupan.gilee...dalem.dulu aku gak ngerasa perlu untuk memikirkan karang mengarang yang itu.dulu buatku hidup itu mengalir.kita hanya tinggal menjalani saja skenario yang Allah tulis buat kita.tapi seperti juga dalam sinetron setiap aktor memiliki preferensi tersendiri tentang peran yang mereka lakonkan.gambaran spesifik, interpretasi mendalam oleh masing-masing aktor sehingga mereka bisa menghayati sepenuhnya lakon yang mereka perankan, sehingga cerita menjadi indah.ternyata begitu pula hidup ini.kita tidak bisa melakonkan skenario itu apa adanya,tanpa berusaha menghayati esensi cerita, memahami plot, memahami karakter yang harus diperankan, perilaku yang mesti ditunjukkan karakter tersebut,plus usaha improvisasi untuk membuat kita menjadi karakter tersebut.dan semua itu bukan hal gampang.as usual aku suka rada-rada ngelantur.anyway, sekarang aku sedang serius memikirkan bagaimana seharusnya kisah hidupku ini agar tetap menyenangkan untuk dilakoni, karena bagaimanapun setting sudah berubah.maka improvisasi dan penyesuaian karakter perlu dilakukan untuk terus mampu memerankan peran inidenganbaik.agar cerita dan kisah kehidupan terus bisa berlanjut dengan penuh makna.

-yang lagi bingung-
neng ngacaprak

Sunday, October 23, 2005

Seorang tanpa kata

Seseorang penuh kata menghamburkan sejuta kata-kata padaku
seseorang penuh kata membuat otakku sulit untuk memilah dan memilih mana yang mesti aku masukkan ke ruang otakku yang kecil ini
Seseorang penuh kata tiada hentinya mencoba menjejalkan semua kata-kata itu
Setelah sekian lama seseorang penuh kata akhirnya kehabisan kata

Seseorang tanpa kata kini masih tak menyerah
Seseorang tanpa kata kini berkata dengan rasa
Seseorang tanpa kata kini menyentuh hatiku dan membuatku paham apa yang ingin disampaikannya dengan berjuta-juta kata yang dulu dia lemparkan padaku
Seseorang tanpa kata kini telah memberiku makna

Friday, October 21, 2005

Hari ini di friendster...

Hari ini di friendster Allah memberiku pelajaran. Hari ini dari sebuah testimoni yang tak lebih dari 700 karakter saja, seseorang dengan tak sengaja telah memberiku nasihat yang mendalam tentang menjadi pemaaf dan menikmati serta memaknai semua kejadian hidup.

Maaf. Banyak sudah kata maaf yang kulontarkan kepada orang-orang , tapi beberapa dari luka hati itu tidak pernah mau menutup dengan sempurna. perihnya terus terasa hingga sekarang. Adasatu yang tak pernah sembuh. kurasa karena tiap kali luka ituu mulai sembuh aku menorehnya lagi dengan mengingat semua kejelekan yang pernah mereka lakukan, semua hal yang bikin aku terluka.

anyway, back to friendster...ya, dari testi temanku itu aq mendapat pelajaran bahwa keburukan tak selamanya membawa kita pada keterpurukan. buruknya perilaku orang tak lantas mesti membuat kita terpuruk dengan melakukan keburukan yang sama terhadap orang itu. beberapa orang bisa jadi melakukan hal yang bikin kita sakit hati, atau boleh jadi semua orang melakukan hal yang bikin kita sakit hati. tapi kita tidak perlu membalasnya dengan membicarakan keburukan orang tersebut pada kita, membalasnya dengan sikap-sikap yang sama, karena hanya membuat kita sama jeleknya.

Toh pada kenyataannya kebaikan yang hakiki hanyalah ada dari Allah, selama mereka berbentuk mahluk, kemungkinan mereka melakukan kesalahan yang bikin kita sakit hati selalu ada. lagipula, kita tidak pernah tahu mungkin saja hal buruk yang menimpa kita dan bikin kita sakit hati itu justeru adalah kebaikan yang Allah limpahkan pada kita, begitu juga sebaliknya. Hal yang kita anggap baik, menurut Allah mungkin buruk...dan sebaliknya hal yang kita anggap sebuah keburukan mungkin saja malah baik di hadapan Allah. kita tidak pernah tahu. maka seburuk apapun tindakan orang terhadap kita, tak perlu membuat kita berang, tapi cukuplah dinikmati, dihayati, dimaafkan dan disikapi dengan sikap yang terbaik.

Semoga Allah mencurahkan kebaikan buat sang testimoner, karena lewat dia Allah memberiku pelajaran berharga untukku.

"Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', nafsu yang tidak pernah merasa puas, dan dari doa yang tidak terkabulkan. Ya Allah berikan kepadaku jiwa yang taqwa lagi bersih, sebab hanya

Monday, October 10, 2005

hari ini panas sekali

panas di luar
panas di dalam
serba panas
rasanya gerah
nggak enak juga
ditahan-tahan
tapi bisa juga
ujung-ujungnya
Alhamdulillah